Iran telah membagikan sebuah kerangka kerja yang dapat diterapkan kepada Pakistan dengan tujuan mengakhiri perang secara permanen, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Sabtu (25/4/2026). Dilansir Anadolu, Minggu (26/4/2026), dalam unggahan di X setelah kunjungan ke Pakistan, Araghchi mengatakan diskusi difokuskan pada upaya untuk memulihkan stabilitas dan mengakhiri konflik. “Kami membahas posisi Iran terkait kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk mengakhiri perang terhadap Iran secara permanen,” katanya
Namun, Araghchi tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai kerangka kerja seperti apa yang dibahas.
Dia menyebut kunjungannya ke Islamabad sangat bermanfaat, dan memuji peran Pakistan dalam memfasilitasi dialog untuk membantu mengembalikan perdamaian ke wilayah tersebut. Di sisi lain, dia juga menyatakan skeptisisme tentang niat Washington. “Kita masih harus melihat apakah AS benar-benar serius tentang diplomasi,” katanya.
Pakistan telah bertindak sebagai perantara antara Teheran dan Washington di tengah ketegangan yang berlanjut menyusul eskalasi militer baru-baru ini. Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat (24/4/2026) malam dan bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad pada Sabtu. Kunjungan ini dilakukan di tengah upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran. (Rul)


